Network Layer dan Command pada Linux


Nama                     : Lennia Savitri Azzahra Lofiana
Nim                        : 1805551156
Mata kuliah          : Jaringan Komputer dan Komunikasi 
Dosen  Pengajar  : I Putu Agus Eka Pratama S.T., M.T.



TEKNOLOGI INFORMASI
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS UDAYANA






1. ifconfig dan ip -br a
ifconfig merupakan utilitas aplikasi open source yang tersedia pada semua sistem operasi linux secara default. penggunaan ifconfig berkaitan dengan pengalamatan pada jaringan komputer, terutama pada Network Layer dengan IP address. Selain itu ifconfig memiliki fungsi antara lain :
  • Untuk pengesetan IP  Address secara manual pada komputer dan jaringan komputer
  • Pengesetan alamat Subnet Mask pada komputer dan jaringn komputer
  • Untuk pengesetan alamat broadcast pada komputer dan jaringan komputer
  •  Untuk mengecek alamat jaringan (MAC Address dan IP Address) secara bersamaan pada setiap hardware kartu jaringan.
  • Semua pengesetan dan pengaturan ini dilakukan melalui akses kek kernel Linux.
Cara menggunakan ifconfig, pertama masuk ke terminal, kemudian tuliskan command ifconfig, jika diminta untuk meng-install net- tools ketikan sudo apt install net-tools. kemudian akan keluar hasil seperti pada gambar dibawah ini.




ip -br a memiliki fungsi yang sama dengan dengan ifconfig, namun ifconfig tidak dapat diakses oleh komputer dengan IPv6 maka, pengguna komputer dengan IPv6 dapat menggunakan ip -br a.

Cara penggunaan ip -br a hanya mengetikkan command ip -br a pada terminal, kemudian hasilnya akan keluar seperti pada gambar dibawah ini.






2. Perbedaan IPv4 dan IPv6
 Berdasarkan daya tampung IP Address dapat dibedakan menjadi 2 jenis yaitu IPv 4 dan IPv 6.

IPv 4 yang umum digunakan saat ini terdiri atas 4 oktet, dimana setiap oktet mampu menanggani 255 buah komputer di dalamnnya. Sehingga dapat dikatakan bahwa seluruh komputer dan perangkat terhubung di jaringan komputer saat ini IPv hanya dapat terhubung dengan 255^4 komputer atau setara dengan 4.228.250.625 komputer.

IPv6 merupakan versi terbaru didalam pengalamatan jaringan komputer berbasis Internet Protokol Address( IP Address). IPv6 muncul sebagai solusi dari keterbatasan daya tamung jaringan dari IPv4. IPv6 dapat menampung sebanyak 16 oktet  dengan satu oktet dapat menampung sebanyak 255 komputer. Maka IPv6 dapat menampung sekitar 3,4 trilliun komputer.



                              IPv4                               IPv6
Panjang alamat 32 bit. Panjang alamat 128 bit.
Konfigurasi secara manual atau DHCP Bisa menggunakan address autoconfiguration
Dukungan terhadap IPsec Opsional Dukungan terhadap IPsec Dibutuhkan
Checksum termasuk pada Header Checksum tidak masuk dalam Header
Menggunakan ARP Request secara broadcast untuk  menterjemahkan alamat IPv4 ke alamat link-layer ARP Request diganti oleh Neighbor Solitcitation secara multicast
Untuk Mengelola grup pada subnet lokal digunakan Internet Group Management protocol (IGMP) IGMP telah digantikan fungsinya oleh Multicast Listener Discovery (MLD)
Fragmentasi dilakukan oleh pengirim dan ada router, menurunkan kinerja router Fragmentasi dilakukan hanya oleh pengirim
Tidak mensyaratkan ukuran paket pada link-layer dan harus bisa menyusun kembali paket berukuran 576 byte. Paket Link Layer harus mendukung ukuran paket 1280 byte dan harus bisa menyusun kembali paket berukuran 1500 byte


3. Ping
Ping atau Packet Internet Groper adalah utilitas administrasi jaringan yang digunakan untuk memeriksa status konektivitas antara sumber dan komputer / perangkat tujuan melalui jaringan IP. Ini juga membantu Anda menilai waktu yang diperlukan untuk mengirim dan menerima respons dari jaringan.

Ping menggunakan ICMP (Internet Control Message Protocol) untuk mengirim dan menerima pesan gema dari dan ke komputer host dan tujuan masing-masing untuk memberi tahu kami tentang kinerja jaringan. Pesan permintaan ICMP dikirim ke komputer tujuan; jika alamat IP tujuan tersedia, ia mengirim respons pesan ICMP ke komputer host. Ini memberitahu kita tentang status konektivitas jaringan seperti waktu pulang-pergi yang diambil untuk mengirim dan menerima paket informasi.



Pada cotoh ping diatas saya menggunakan host www.google.co. Hasilnya terdapat 64 paket data yang saya gunakan dalam mengakses disitus tersebut. IP yang diberikan oleh google kepada perangkat saya yaitu 216.239.38.120, pada bagian kanan setelah IP terdapat icmp(Internet Control Message Protocol),
yang berfungsi untuk memberikan kiriman pesan – pesan ke dalam sebuah jaringan, mulai dari mengirimkan pesan eror, pesan diterima, hubungan putus atau connection lost, dan sebagainya. Sedangkan time merupakan waktu atau 
kecepatan dalam mengakses situs tersebut.

4. dig
dig (singkatan dari groper informasi domain) adalah alat yang digunakan untuk melakukan pencarian DNS di Linux. Ia dikenal karena fleksibilitasnya, kemudahan penggunaan dan kejelasan outputnya. menggali melakukan pencarian DNS yang lebih kompleks daripada perintah host dan menampilkan informasi lebih rinci.






Perintah tersebut artinya meminta A record dari domain www.instagram.com Perintah dig akan membaca dari konfigurasi nameserver di linux pada /etc/resolv.conf dan kemudian melakukan kueri melalui dns di file tersebut untuk mengecek A record iinstagram.com. Hasil atau response dari dig tersebut kemudian akan ditampilkan. Terdapat Answer Section yang ditampilkan yang artinnya A record instagram.com adalah 157.240.7.174




reference :

Pratama, I Putu Agus Eka. 2014."Handbook Jaringan Komputer". Bandung : Informatika Bandung
Ramadilesta, Yushandrino. 2017. "Pengertian Jaringan Komputer". <https://catatanshand.blogspot.com/2017/10/pengertian-jenis-topologi-jaringan.html>

Ngeblog aja.2014."Perbedaan IPv4 dengan IPv6, Kelebihan dan Keuntugan Menggunakan IPv6". yang diakses pada web <http://tipnya.blogspot.com/2013/01/perbedaan-ipv4-dengan-ipv6-kelebihan.html>


Komentar

Postingan populer dari blog ini

REVIEW GLAMOFLAUGE Concealer+

ZACATECAS KUY !!!

Tips yang Wajib Diketahui Sebelum Berkunjung Ke Luar Negeri