Topologi Jaringan Pada Jaringan Komputer(Karakteristik, Kelebihan dan Kekurangan)



Mata kuliah : Jaringan Komputer dan Komunikasi
Dosen           : I Putu Agus Eka Pratama S.T., M.T.
Jurusan        : Teknologi Infomasi
Fakultas       : Teknik



Hello Techno People !!! Kali ini yuk kita bahas mengenai topologi jaringan pada jarkom !!!


Jaringan computer merupakan kumpulan beberapa computer yang saling berhubungan. Dalam implementasinya ada beberapa topologi yang digunakan dalam jaringan computer. Topologi jaringan sendiri adalah suatu teknis,cara atau konsep yang digunakan untuk menghubungkan dua computer atau lebih, berdasarkan hubungan geometris antar unsur-unsur dasar penyusunan, yaitu node, link, dan station.
Topologi bersifat sebuah rancangan yang kemudian di design secara langsung melalui sejumlah perangkat keras penghubung pada jaringan computer. Terdapat enam macam topologi, yaitu bus, star, peer to peer, ring, tree, dan mesh.

1. Topologi Bus

rangkaian topologi bus



Topologi bus merupakan topologi yang pertamakali  digunakan.dalam topologi ini masing masing computer akan terhubung ke satu kabel Panjang dengan beberapa terminal, dan pada akhir kabel harus diakhiri dengan terminator. Topologi ini sudah sangat jarang digunakan dalam membangun jaringan computer biasa karena memiliki beberapa kekurangandiantarannya memungkin terjadinnya tabrakan aliran data, jika salah satu perangkat terputus atau terjadi kerusakan pada satu bagian computer maka jaringan langsungt tidfak berfungsi sebelum kerusakan tersebut diatasi.

Karakteristik Topologi BUS
  • Node – node dihubungkan secara serial sepanjang kabel, dan pada kedua ujung kabel ditutup dengan terminator.
  • Sangat sederhana dalam instalasi
  • Sangat ekonomis dalam biaya.
  • Paket‐paket data saling bersimpangan pada suatu kabel
  • Tidak diperlukan hub, yang banyak diperlukan adalah Tconnector pada setiap ethernet card.
  • Problem yang sering terjadi adalah jika salah satu node rusak, maka jaringan keseluruhan dapat down, sehingga seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.

Kelebihan Topologi BUS
  • Topologi yang sederhana
  • Kabel yang digunakan sedikit untuk menghubungkan komputer‐komputer atau peralatan‐peralatan yang lain
  • Biayanya lebih murah dibandingkan dengan susunan pengkabelan yang lain.
  • Cukup mudah apabila kita ingin memperluas jaringan pada topologi bus.

Kekurangan Topologi BUS
§ Traffic (lalu lintas) yang padat akan sangat memperlambat bus.
§ Setiap barrel connector yang digunakan sebagai penghubung memperlemah sinyal elektrik yang dikirimkan, dan kebanyakan akan menghalangi sinyal untuk dapat diterima dengan benar.
§ Sangat sulit untuk melakukan troubleshoot pada bus.
§ Lebih lambat dibandingkan dengan topologi yang lain.

2. Topologi Star









rancangan topologi star

Topologi star atau yang sering disebut juga sebagai star network merupakan salah satu topologi jaringan komputer yang paling sering digunakan.  Topologi bintang merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah.

Bentuk konsep topologi star layaknya sebuah bintang dengan titik pusatnya ialah perangkat pusat dan terdapat lima buah perangkat komputer yakni host yang terhubung secara langsung ke titik pusat atau perangkat pusat tersebut sehingga menghasilkan bentuk seperti bintang. Hal ini tentu saja hanya sebatas sebuah gambaran konsep dari topologi star, dan jumlah host yang dapat terhubung juga tidak terbatas lima host saja.

Karakteristik Topologi STAR
  • Setiap node berkomunikasi langsung dengan konsentrator (HUB)
  • Bila setiap paket data yang masuk ke consentrator (HUB) kemudian di broadcast keseluruh node yang terhubung sangat banyak (misalnya memakai hub 32 port), maka kinerja jaringan akan semakin turun.
  • Sangat mudah dikembangkan
  • Jika salah satu ethernet card rusak, atau salah satu kabel pada terminal putus, maka keseluruhhan jaringan masih tetap bisa berkomunikasi atau tidak terjadi down pada jaringan keseluruhan tersebut.
  • Tipe kabel yang digunakan biasanya jenis UTP.

Keuntungan Topologi STAR
  • Cukup mudah untuk mengubah dan menambah komputer ke dalam jaringan yang menggunakan topologi star tanpa mengganggu aktvitas jaringan yang sedang berlangsung.
  • Apabila satu komputer yang mengalami kerusakan dalam jaringan maka computer tersebut tidak akan membuat mati seluruh jaringan star.
  • Kita dapat menggunakan beberapa tipe kabel di dalam jaringan yang sama dengan hub yang dapat mengakomodasi tipe kabel yang berbeda.

Kerugian Topologi STAR
  • Memiliki satu titik kesalahan, terletak pada hub. Jika hub pusat mengalami kegagalan, maka seluruh jaringan akan gagal untuk beroperasi.
  • Membutuhkan lebih banyak kabel karena semua kabel jaringan harus ditarik ke satu central point, jadi lebih banyak membutuhkan lebih banyak kabel daripada topologi jaringan yang lain.
  • Jumlah terminal terbatas, tergantung dari port yang ada pada hub.
  • Lalulintas data yang padat dapat menyebabkan jaringan bekerja lebih lambat.


3.     Topologi Ring
rancangan topologi ring

Topologi ring merupakan jenis dari topologi jaringan yang mana bentuk dari rangkaiannya masing masing tersambung pada dua titik yang lainnya, Sehingga dapat membentuk seperti jalur lingkaran menyerupai bentuk cincin.
Biasanya kabel yang digunakan pada topologi ring ini adalah kabel BNC yang tidak terdapat ujung sehingga tidak membutuhkan terminator. Dalam sistem topologi jaringan ini, setiap sentral memang dirancang untuk bisa berinteraksi dengan sentral yang jaraknya berdekatan ataupun berjauhan. Sehingga topologi ring ini memang memiliki kemampuan untuk bisa melakukan switching ke segala arah workstation.

Karakteristik Topologi Ring
·        Node-node dihubungkan secara serial di sepanjang kabel, dengan bentuk jaringan seperti lingkaran.
·        Sangat sederhana dalam layout seperti jenis topologi bus.
·        Paket-paket data dapat mengalir dalam satu arah (kekiri atau kekanan) sehingga collision dapat dihindarkan.
·        Problem yang dihadapi sama dengan topologi bus, yaitu: jika salah satu node rusak maka seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
·        Tipe kabel yang digunakan biasanya kabel UTP atau Patch Cable (IBM tipe 6).

                 Kelebihan Topologi Ring
·        Data mengalir dalam satu arah sehingga terjadinya collision dapat dihindarkan.
·        Aliran data mengalir lebih cepat karena dapat melayani data dari kiri atau kanan dari server.
·        Dapat melayani aliran lalulintas data yang padat, karena data dapat bergerak kekiri atau kekanan.
·        Waktu untuk mengakses data lebih optimal.

                 Kelebihan Topologi Ring
·        Apabila ada satu komputer dalam ring yang gagal berfungsi, maka akan mempengaruhi keseluruhan jaringan.
·        Mendambah atau mengurangi komputer akan mengacaukan jaringan.
·        Sulit untuk melakukan konfigurasi ulang.

4.  Topologi Peer to Peer(P2P)
rancangan p2p


Jenis jaringan peer to peer sebenarnya sudah mulai dikembangkan sejak tahun 1980 dan banyak digunakan pada jaringan yang skalanya terlalu kecil untuk memiliki sebuah server yang terdedikasi. Namun jaringan ini baru mulai banyak digunakan ketika Microsoft merilis sistem operasi Windows For Workgroups.
Jaringan peer to peer biasanya diterapkan pada jaringan dengan skala kecil, 2 hingga 10 komputer dengan satu atau dua peripheral. Tujuan penggunaan jaringan peer to peer yang paling utama adalah penggunaan program, data atau peripheral (misalnya printer) secara bersama-sama. Untuk keamanan, setiap user komputer bertanggung jawab terhadap keamanan komputernya masing-masing.

Karakterisrik dari jaringan peer to peer antara lain:
1.     Tidak memiliki sebuah komputer yang berfungsi sebagai server terdedikasi.
2.     Setiap komputer dalam jaringan merupakan server dan sekaligus juga klien.
3.     Tidak adanya kontrol pada pengaturan keamanan jaringan
4.     Tidak memerlukan spesifikasi komputer yang setara untuk dapat terhubung dalam satu jaringan
Kelebihan topologi P2P
·        Biaya pengadaan lebih murah karena tidak memerlukan komputer server maupun perangkat penghubung jaringan
·        Masing-masing komputer dapat berperan sebagai client maupun server.
·        Instalasi jaringan yang cukup mudah.
Kekurangan  topologi P2P
·        Keamanan pada topologi jenis ini bisa dibilang sangat rentan. karena setiap komputer memiliki sistem scurity yang berbeda-beda.
·        Sulit dikembangkan.
·        Sistem keamanan di konfigurasi oleh masing-masing pengguna.
·        Troubleshooting jaringan bisa dibilang rumit.
·        Topologi Peer to Peer memiliki konsep penyimpanan data pada setiap komputer sehingga jika salah satu komputer mengalami gangguan maka akses data pada komputer tersebut akan terganggu

5.     Topologi Mesh
rancangan topologi mesh


Topologi mesh disebut juga dengan topologi jala karena bentuknya yang menyerupai jala. Untuk pengertian topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat saling terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang berada dalam satu jaringan. 
           
Karakteristik Topologi Mesh 
·                  Memiliki hubungan yang berlebihan antar peralatan yang ada.
·                  Setiap peralatan yang ada didalam jaringan saling terhubung satu sama lain dalam sebuah susunan.
·                  Jika jumlah peralatan yang terhubung sangat banyak, tentunya ini akan sangat sulit dikendalikan dibandingkan hanya sedikit peralatan saja yang terhubung.
Keuntungan Topologi Mesh
1.                Keuntungan utama dari penggunaan topologi mesh adalah fault tolerance.
2.                Terjaminnya kapasitas channel komunikasi karena memiliki hubungan yang berlebih.
3.                Relatif lebih mudah dalam melakukan troubleshoot.
Kekurangan Topologi Mesh
1.                Ketika jumlah komputer dan peralatan -peralatan yang terhubung semakin meningkat, akan sangat sulit melakukan instalasi dan konfigurasi ulang.
2.                Diperlukan biaya yang besar untuk memelihara hubungan yang berlebih.

6. Topologi Tree

rancangan topologi tree

Topologi pohon ini sering juga disebut dengan topologi bertingkat. Dalam penggunaanya topologi ini sering digunakan digunakan untuk interkoneksi antar heirarki yang berbeda. Untuk hirariki yang rendah pada topologi ini digambarkan pada lokasi yang rendah, sedangkan untuk hirarki yang lebih tinggi akan digambarkan pada lokasi yang lebih tinggi.
Karakteristik Topologi Tree
1.               Antar kelompok melakukan komunikasi yang dilakukan melalui sebuah hub
2.               Pusat data dan kendali jaringan berada dan diatasi oleh hub pusat
3.               Didalam kelompok jaringan yang membentuk sebagai topologi star akan menyebabkan adanya pengelompokan atau klasifikasi pada tiap tingkatan.
4.               Kabel utama yang berperan sebagai backbone atau tulang punggung yang berfungsi sebagai penghubung jaringan.

Keuntungan Topologi Tree
·                  Pemasangan kabel didalam topologi tree tergolong mudah, hal ini karena satu perangkat komputer hanya memerlukan satu port I / O.
·                  Mendukung untuk diterapkan pada jaringan komputer dengan skala besar.
·                  Pada topologi tree memungkinkan untuk mengaktifkan fungsi repeater ynag terdapat didalam sebuha hub. Dimana nantinya jaringan ini dapat menjangkau jarak yang lebih luas.
·                  Topologi tree memungkinkan untuk memiliki jaringan point to point.
·                  Penerapan dan pengembangan dari topologi ini tergolong mudah.
·                  Jaringan yang dibangun dengan topologi tree mempunyai kemudahan untuk dikembangkan kedalam jaringan yang lebih luas.

Kekurangan Topologi Tree
·                  Cara kerja jaringan pohon yang diterapkan pada topologi tree ini cenderung lebih lamban
·                  Adanya kabel yang berperan sebagai backbone yang berada di posisi bawah akan berpengaruh pada pusat dari topologi tree yang dipasang.
·                  Jaringan yang terpasang menggunakan topologi tree sangat bergantung pada hub yang berperan sebagai pengendali pusat.
·                  Untuk melakukan komunikasi antara satu komputer dengan komputer lainnya maka harus melalui trasmisi melalui sebuah hub. Dengan kata lain, komunikasi dua parangkat komputer tidak dapat dilakukan secara langsung.
·                  Proses pendeteksian kesalahan yang terjadi pada jaringan tergolong minim.



references :

Pratama, I Putu Agus Eka. 2014."Handbook Jaringan Komputer". Bandung : Informatika Bandung
Ramadilesta, Yushandrino. 2017. "Pengertian Jaringan Komputer". <https://catatanshand.blogspot.com/2017/10/pengertian-jenis-topologi-jaringan.html>

Reza Fachlevi, Tubagus. 2017. "Topologi Peer to Peer". <https://www.dictio.id/t/apa-yang-dimaksud-dengan-topologi-peer-to-peer/13740/2>

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jaringan Komputer(Physical Layer : Data digital, Data analog, Signal Digital, Signal Analog, Bitrate.)

Command Linux untuk Menampilkan Spesifikasi Hardware(lspci, hwinfo)